GpW5BUA8BSrlBSzpBUWlGSAiBY==
  • humas@ippatntb.or.id
  • +6281339740999

Saharjo Jadikan HUT ke-39 IPPAT NTB sebagai Ujian Relevansi Organisasi


MATARAM — Ulang tahun organisasi profesi mudah berubah menjadi rutinitas: sambutan, seremoni, foto bersama, lalu selesai. Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat memilih arah lain.

Di bawah kepemimpinan Dr. Saharjo, SH, MKn, MH, HUT ke-39 IPPAT NTB dirancang bukan sekadar sebagai perayaan usia, melainkan momentum konsolidasi organisasi, pengabdian sosial, penguatan relasi kelembagaan, komunikasi publik, dan peningkatan kualitas anggota.

Saharjo tampaknya ingin menggeser ukuran keberhasilan organisasi. Bukan lagi seberapa ramai sebuah acara, tetapi seberapa besar manfaat yang ditinggalkan setelah acara berakhir.

Rangkaian dimulai pada 24 September 2026 melalui Upacara Bendera HUT HANTARU ke-66, yang dirangkai dengan syukuran HUT IPPAT ke-39 dan ramah tamah. Pada hari yang sama, IPPAT NTB memperluas ruang komunikasinya melalui talkshow RADIO LOMBOK FM dan pengibaran bendera IPPAT NTB di Skylancing Lombok.

Pilihan agenda itu bukan tanpa pesan. IPPAT NTB hendak menunjukkan bahwa organisasi profesi pertanahan tidak cukup hanya dikenal dari balik meja kerja. Ia harus hadir di ruang publik.

Pada 25 September, arah kegiatan bergeser ke pengabdian melalui santunan anak yatim. Di sisi lain, pengabdian berbasis keahlian juga dijalankan melalui fasilitasi 56 akta pendirian yayasan secara gratis.

Sehari kemudian, 26 September, keluarga besar PPAT dipertemukan melalui jalan sehat, donor darah, senam sehat, serta Fun Games PPAT & Family.

Namun titik yang paling menentukan justru terletak pada 3 Oktober 2026.

IPPAT NTB menempatkan Upgrading dan Peningkatan Kualitas Anggota sebagai bagian penting dari rangkaian HUT. Pesannya sederhana: organisasi boleh bertambah usia, tetapi kompetensi anggotanya tidak boleh berhenti tumbuh.

Di tengah digitalisasi pertanahan, perubahan regulasi, integrasi data, pelayanan perpajakan, serta tuntutan publik terhadap kepastian hukum, PPAT menghadapi medan profesi yang semakin kompleks. Karena itu, bagi Saharjo, peningkatan kualitas anggota bukan kegiatan tambahan. Ia adalah kebutuhan organisasi.

 “Kekuatan organisasi profesi bukan han

0 Komentar

Info Admin Humas

contact Admin Humas

Hubungi Admin Humas IPPAT Pengwil NTB

Humas Form

Popup Image