HUT HANTARU ke-66 dan IPPAT ke-39, Saharjo: Sinergi BPN–PPAT Harus Hadirkan Kepastian Hukum
MATARAM — Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-66 sekaligus Hari Ulang Tahun Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) ke-39 berlangsung di Kantor Wilayah BPN Nusa Tenggara Barat, Kamis, 24 September 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera HUT HANTARU ke-66, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama jajaran pertanahan dan keluarga besar IPPAT.
Dalam momentum tersebut, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat, sekaligus merepresentasikan IPPAT NTB dalam memperkuat hubungan kelembagaan dengan jajaran ATR/BPN.
Saharjo menempatkan peringatan dua hari jadi itu sebagai momentum konsolidasi, bukan sekadar seremoni. Menurut dia, hubungan BPN dan PPAT memiliki posisi strategis dalam memastikan pelayanan pertanahan berjalan tertib dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan pelayanan pertanahan yang cepat, tertib, transparan, dan memberikan kepastian hukum. Karena itu, sinergi BPN dan PPAT harus terus diperkuat,” kata Saharjo.
Sebagai Ketua Pengwil IPPAT NTB, Saharjo juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong profesionalitas, integritas, serta peningkatan kompetensi PPAT di Nusa Tenggara Barat. Ia menilai kualitas hubungan kelembagaan harus tercermin langsung dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ukuran keberhasilan bukan pada kemeriahan perayaannya, tetapi pada seberapa besar kita mampu menghadirkan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat,” ujarnya.
Peringatan HUT HANTARU ke-66 dan HUT IPPAT ke-39 itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempertegas kemitraan strategis antara BPN dan PPAT dalam membangun pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepastian hukum.

0 Komentar