GpW5BUA8BSrlBSzpBUWlGSAiBY==
  • humas@ippatntb.or.id
  • +6281339740999

Semakin Kompeten, Semakin Profesional: IPPAT dan INI Lombok Tengah Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan


Mataram — Upaya meningkatkan kualitas layanan pertanahan tidak cukup hanya mengandalkan regulasi yang baik. Kualitas sumber daya manusia yang menjalankan profesi notaris dan PPAT menjadi faktor penentu terciptanya kepastian hukum bagi masyarakat. Atas dasar itu, Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan peningkatan kompetensi profesi pada Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan menghadirkan Abdullah, S.H., M.H. sebagai narasumber dengan fokus pembahasan pada teknik pembuatan Akta Jual Beli (AJB), Akta Jual, dan Akta Pelepasan Hak, sekaligus mengupas berbagai potensi risiko hukum yang dapat muncul dalam proses penyusunan akta.
Materi tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi notaris dan PPAT saat ini. Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi pertanahan, setiap akta yang dibuat dituntut tidak hanya memenuhi aspek formal, tetapi juga mampu memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi para pihak.

Dalam paparannya, Abdullah menegaskan pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam memeriksa data subjek maupun objek hak atas tanah. Menurutnya, banyak sengketa pertanahan berawal dari proses verifikasi yang kurang optimal atau kurang cermatnya penyusunan akta sehingga menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Nusa Tenggara Barat, sebagai undangan. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen IPPAT dan INI Lombok Tengah dalam membangun budaya belajar dan peningkatan kapasitas profesi secara berkelanjutan.

Menurut Dr. Saharjo, organisasi profesi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap anggota terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya seiring perkembangan regulasi serta dinamika praktik pertanahan.

"Profesionalisme tidak lahir secara instan. Profesionalisme dibangun melalui proses belajar yang berkelanjutan, diskusi ilmiah, serta kesediaan untuk terus meningkatkan kualitas diri. Ketika kompetensi meningkat, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa IPPAT dan INI Lombok Tengah tidak hanya berperan sebagai wadah organisasi profesi, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kompetensi yang mendorong lahirnya notaris dan PPAT yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

 Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pertanahan yang cepat, tepat, dan berkepastian hukum, peningkatan kapasitas profesi menjadi investasi penting untuk menjaga kepercayaan publik. Melalui forum seperti ini, IPPAT dan INI Lombok Tengah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan layanan pertanahan yang semakin berkualitas.

Sejalan dengan semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut, peningkatan kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Sebab, semakin kompeten, semakin keren, dan semakin profesional adalah fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan hukum pertanahan yang terpercaya bagi masyarakat.

0 Komentar

Info Admin Humas

contact Admin Humas

Hubungi Admin Humas IPPAT Pengwil NTB

Humas Form

Popup Image