BIMTEK UPPAT 2026 LOTENG: SOLIDITAS ORGANISASI, SEMANGAT PENGABDIAN, DAN LAHIRNYA KADER PEMIMPIN IPPAT
Mataram - Pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Ujian PPAT Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah IPPAT Lombok Tengah bersama Pengurus Daerah INI Lombok Tengah tidak hanya sukses dari sisi jumlah peserta yang mencapai sekitar 203 orang, tetapi juga menjadi bukti kuatnya solidaritas dan budaya kaderisasi di tubuh organisasi profesi PPAT.
Ketua Panitia Pelaksana, Finka Saradila, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme peserta dan dukungan seluruh pihak yang terlibat.
"Alhamdulillah, saya sangat senang. Acaranya ramai, panitia kompak, dan kami bisa berkontribusi membantu rekan-rekan ALB dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian PPAT. Dengan biaya yang terjangkau, peserta tetap mendapatkan narasumber yang berkualitas, moderator yang baik, serta fasilitator yang profesional," ujar Finka.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan para senior IPPAT dan INI yang selama ini konsisten mendampingi generasi muda profesi.
"Yang paling keren adalah para senior yang selalu mendukung setiap kegiatan, baik dari balik layar maupun hadir langsung. Dukungan mereka menjadi energi besar bagi kami untuk terus belajar dan berkarya," katanya.
Apresiasi khusus juga datang dari Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Nusa Tenggara Barat, Saharjo, yang menilai Finka merupakan salah satu figur muda potensial yang memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi.
Menurutnya, keberhasilan BIMTEK PPAT 2026 tidak terlepas dari kemampuan panitia membangun kerja sama dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi peserta.
"Saudari Finka Saradila adalah sosok yang luar biasa dalam kepengurusan IPPAT NTB. Beliau memiliki semangat pengabdian yang tinggi, kemampuan bekerja dalam tim, serta komitmen yang kuat untuk membesarkan organisasi. Kegiatan BIMTEK ini menjadi salah satu bukti bahwa kader-kader muda IPPAT NTB mampu diberikan kepercayaan untuk memimpin dan menghasilkan program yang berkualitas," ujar Saharjo.
Lebih lanjut, Saharjo menegaskan bahwa organisasi profesi membutuhkan figur-figur muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemauan untuk bekerja, melayani, dan berkolaborasi.
"Organisasi tidak akan besar hanya karena memiliki banyak anggota. Organisasi akan besar karena memiliki kader-kader yang mau bekerja dengan hati. Finka menunjukkan kualitas tersebut. Saya melihat beliau sebagai bagian dari generasi penerus yang akan memperkuat IPPAT di masa mendatang," tambahnya.
BIMTEK Ujian PPAT 2026 sendiri menjadi salah satu kegiatan pembinaan profesi terbesar di daerah tahun ini. Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman, moderator yang kompeten, dan suasana pembelajaran yang interaktif, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan para Anggota Luar Biasa (ALB) dalam menghadapi ujian PPAT.
Lebih dari sekadar persiapan ujian, kegiatan ini menunjukkan bahwa IPPAT NTB terus membangun tradisi kaderisasi, kolaborasi, dan penguatan kompetensi sebagai fondasi lahirnya PPAT yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kepastian hukum pertanahan bagi masyarakat.

0 Komentar