GpW5BUA8BSrlBSzpBUWlGSAiBY==
  • humas@ippatntb.or.id
  • +6281339740999

HUT ke-75 PERSAJA, IPPAT NTB Dorong Sinergi Penegak Hukum yang Berintegritas


Mataram — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis jaksa dalam menjaga kedaulatan hukum, stabilitas nasional, serta peningkatan kualitas penegakan hukum di Indonesia. Sejak didirikan pada 6 Mei 1951, PERSAJA konsisten menjadi wadah profesionalisme dan perjuangan korps Adhyaksa.

Pada peringatan tahun ini, tema penguatan integritas dan pengembangan kompetensi hukum menjadi sorotan utama. Hal ini dinilai krusial di tengah dinamika hukum dan tantangan penegakan keadilan yang semakin kompleks.

Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB), Dr Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antarpenegak hukum.

“PERSAJA telah menunjukkan dedikasi panjang dalam menjaga marwah hukum di Indonesia. Di usia ke-75 ini, kami berharap jaksa semakin kokoh dalam integritas, profesionalisme, serta menjadi pilar utama dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum,” ujarnya.

Menariknya, peringatan HUT ke-75 PERSAJA di Nusa Tenggara Barat tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi lintas profesi. Sejumlah organisasi profesi turut diundang, antara lain Ikatan Akuntan Indonesia, Kongres Advokat Indonesia, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Presidium Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia Nusa Tenggara Barat, Ikatan Dokter Indonesia.

Kehadiran lintas organisasi ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa penegakan hukum tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi multidisiplin mulai dari aspek hukum, keuangan, kesehatan forensik, hingga peran media dalam menjaga transparansi.

Dalam kesempatan tersebut, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB) juga turut memenuhi undangan resmi dan ambil bagian dalam memeriahkan rangkaian kegiatan HUT ke-75 PERSAJA. Kehadiran IPPAT NTB menjadi simbol dukungan nyata terhadap penguatan sinergi antar organisasi profesi dalam menjaga kualitas penegakan hukum di daerah.

Di bawah kepemimpinan Dr. Saharjo, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB) mulai menempatkan diri tidak sekadar sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam ekosistem hukum. Berbagai langkah konsolidasi internal, peningkatan kapasitas anggota, hingga dorongan etika profesi terus diperkuat sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap sistem hukum nasional.

Menurutnya, sinergi antara berbagai profesi hukum dan aparat penegak hukum, termasuk jaksa, menjadi kunci dalam menciptakan sistem hukum yang tidak hanya kuat secara normatif, tetapi juga adil dalam praktik.

“Tidak cukup hanya penegakan hukum yang tegas, tetapi juga harus diimbangi dengan tata kelola administrasi hukum yang rapi dan akuntabel. Di sinilah peran IPPAT menjadi relevan,” kata Saharjo.

Peringatan HUT ke-75 PERSAJA ini juga menjadi refleksi bahwa semangat jiwa korsa Adhyaksa tidak hanya menjadi milik internal kejaksaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi organisasi profesi hukum lainnya untuk menjaga integritas, solidaritas, dan keberpihakan pada keadilan.

Dengan posisi strategisnya di daerah, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB) diharapkan terus memainkan peran sebagai jembatan antara masyarakat, profesi hukum, dan negara mendorong terciptanya kepastian hukum yang berkeadilan di Nusa Tenggara Barat.
.
Saharjo Lombok

0 Komentar

Info Admin Humas

contact Admin Humas

Hubungi Admin Humas IPPAT Pengwil NTB

Humas Form

Popup Image