GpW5BUA8BSrlBSzpBUWlGSAiBY==
  • humas@ippatntb.or.id
  • +6281339740999

Pelatihan SPT Tahunan PPAT NTB, Dorong Kepatuhan Pajak Berbasis Praktik


 Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan serta Norma Perhitungan Penghasilan Netto (NPPN) bagi para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rinjani, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Nusa Tenggara, yang berlokasi di Kota Mataram. Pelatihan dimulai pukul 09.30 WITA dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di NTB.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah dan daerah IPPAT, tim pakar, tim penasihat, Majelis Kehormatan Wilayah (MKW), Majelis Kehormatan Daerah (MKD), hingga anggota luar biasa (ALB) IPPAT se-NTB. Peserta dibatasi hanya 80 orang dengan mekanisme pendaftaran cepat (first come, first serve).

Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dipungut biaya dan memberikan nilai tambah berupa 4 Satuan Kredit Kegiatan (SKK) IPPAT. Peserta juga diwajibkan membawa laptop untuk mengikuti sesi praktik pelaporan secara langsung.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis pelaporan SPT Tahunan serta penerapan NPPN secara tepat, khususnya bagi profesi PPAT yang memiliki karakteristik penghasilan tersendiri. Pendekatan praktik langsung menjadi bagian penting untuk memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara mandiri.

Ketua IPPAT NTB, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., dalam pesannya menegaskan bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian integral dari profesionalitas PPAT.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh PPAT di NTB tidak hanya kuat secara keilmuan hukum pertanahan, tetapi juga tertib dalam administrasi perpajakan. Ini bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari integritas profesi,” ujarnya.

Saharjo juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus diperluas dengan pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif.

“IPPAT NTB akan terus hadir sebagai pengayom, bukan hanya dalam aspek etik dan profesi, tetapi juga dalam kebutuhan riil anggota, termasuk perpajakan. Kita ingin membangun ekosistem profesi yang kuat, tertib, dan berdaya saing,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, IPPAT NTB berharap seluruh anggota dapat meningkatkan kualitas pelaporan pajak secara benar, akurat, dan tepat waktu, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan administrasi di kemudian hari.

0 Komentar

Info Admin Humas

contact Admin Humas

Hubungi Admin Humas IPPAT Pengwil NTB

Humas Form

Popup Image